Setiap individu pasti menghadapi masalah dan ketidaksempurnaan dalam hidupnya. Oleh karena itu, penting untuk melakukan perbaikan.
Ketika kita membaca berbagai buku self-improvement, terkadang ada aspek yang kurang, seperti masakan yang kurang garam, di mana dimensi spiritual kurang mendapat perhatian yang memadai.
Sebagai seorang Muslim, memperbaiki diri bisa dimulai dengan memperbaiki shalat. Terdapat dua argumen yang mendasari pernyataan bahwa perbaikan hidup dimulai dari memperbaiki shalat.
Pertama, Perbaiki Hubungan dengan Allah Melalui Shalat
Sebagai manusia modern, kita terkadang menjadi sangat individualis, bahkan jarang melibatkan Allah sebagai pencipta kita. Padahal, Allah menciptakan kita dan mengatur alam semesta. Sangatlah mudah untuk meminta pertolongan Allah dengan sabar dan shalat.
وَاسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِ ۗ وَاِنَّهَا لَكَبِيْرَةٌ اِلَّا عَلَى الْخٰشِعِيْنَۙ
“Mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan sholat. Sesungguhnya (sholat) itu benar-benar berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.” (QS Al Baqarah ayat 45)
Kedua, Banyak Hikmah dari Shalat
Dalam Al-Qur'an dijelaskan bahwa segala perbuatan buruk bisa dicegah dengan shalat.
اُتْلُ مَآ اُوْحِيَ اِلَيْكَ مِنَ الْكِتٰبِ وَاَقِمِ الصَّلٰوةَۗ اِنَّ الصَّلٰوةَ تَنْهٰى عَنِ الْفَحْشَاۤءِ وَالْمُنْكَرِۗ وَلَذِكْرُ اللّٰهِ اَكْبَرُۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُوْنَ
Artinya: Bacalah (Nabi Muhammad) Kitab (Al-Qur’an) yang telah diwahyukan kepadamu dan tegakkanlah salat. Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Sungguh, mengingat Allah (salat) itu lebih besar (keutamaannya daripada ibadah yang lain). Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. Al-Ankabut: 45)
Bila ditarik dalam kehidupan, segala permasalahan dan ketidaksempurnaan hidup bukan berasal dari kebaikan yang kita lakukan, tapi bisa terjadi karena keburukan yang kita lakukan sebelumnya.
Bila kita kaitkan dengan shalat, setiap proses dalam shalat sedang mengajarkan dan melatih kita dengan berbagai hikmah yang mulia. Misalnya, jika kita merasa tidak disiplin dan sering terlambat, cobalah perbaiki dengan shalat berjamaah.
Sudah Shalat Tapi Hidup Masih Melakukan Keburukan
Salah satu argumen yang sering diajukan adalah bahwa perbaikan hidup tidak berhubungan dengan shalat. Bahkan dikatakan bahwa banyak orang yang shalat tapi melakukan perbuatan buruk seperti korupsi dan lainnya.
Pernyataan tersebut dapat dijawab dengan memperbaiki shalat, karena ketidaksempurnaan dalam shalat bisa menjadi akar permasalahan. Mulai dari niat yang tidak ikhlas, wudhu yang tidak sempurna, kurangnya konsistensi dalam lima waktu, kualitas shalat yang kurang baik, hingga kurangnya pemahaman terhadap bacaan dalam shalat.
Apalagi, mana mungkin orang yang senantiasa bertemu dengan Rabbnya. Begitu tunduk dan patuh, serta minimal menghadap lima kali sehari. Bisa berani melakukan hal-hal yang dibenci oleh Rabbnya, kecuali ada masalah dengan proses menghadapnya.
Oleh karena itu, mari mulai melakukan perbaikan hidup dengan memperbaiki shalat.
Oleh: Waskito Hartono, S.Th.i


