Iklan

Kalahkan Hasrat Ngebut: Shalat Khusyuk, Beda Rasanya

Admin Sambil Ngaji
Jumat, 22 Desember 2023, Desember 22, 2023 WIB Last Updated 2023-12-22T23:15:05Z
masukkan script iklan disini
masukkan script iklan disini

 


STAFMEDIA.MY.ID - Ketika menengok ke sekitar, terlihat beberapa muslim yang melaksanakan shalat dengan terburu-buru. Padahal, shalat bukan sekadar rutinitas, melainkan merupakan ibadah yang mendasar, membedakan antara iman dan ketiadaan iman.


Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memperbaiki cara melaksanakan shalat. Hindarilah kesibukan saat beribadah, berupayalah agar shalat kita dilakukan dengan khusyuk. Dengan begitu, kita dapat dianggap sebagai orang yang beruntung, sebagaimana firman Allah SWT:


"Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyu' dalam shalatnya." (QS. Al-Mu'minun (23): 1-2).


Khusyuk: Membangun Kedekatan dengan Allah


Secara etimologi, khusyuk mengandung arti tenang dan tunduk. Dalam konteks shalat, khusyuk merupakan keadaan hati yang tunduk sepenuhnya kepada Allah SWT saat melakukan ibadah.


Hal ini membutuhkan fokus penuh pada kehadiran-Nya, meninggalkan segala pikiran yang tak terkait dengan ibadah. Dalam pandangan ini, shalat khusyuk melibatkan kesadaran yang mendalam akan kebesaran Allah, menjadikan ibadah sebagai momen yang sakral bagi individu yang melaksanakannya.


Dengan upaya maksimal dalam melaksanakan shalat khusyuk, kita dapat memperkuat hubungan spiritual dengan Allah. Hal ini menciptakan pengalaman spiritual yang luar biasa, yang tidak hanya berdampak selama shalat, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.


Salah satu dampak positif dari shalat khusyuk adalah merasakan kedekatan, merasa diawasi, dan lain sebagainya. Ketika kita tergoda melakukan perbuatan yang buruk, jiwa yang dilatih melalui shalat khusyuk akan menolaknya.


Ini adalah hikmah dari firman Allah dalam Al-Quran:


"Dan dirikanlah shalat, sesungguhnya shalat itu mencegah dari perbuatan keji dan mungkar. Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dan lebih penting) lagi. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan." (QS. Al-Ankabut (29): 45).


Bila kita melaksanakan shalat dengan terburu-buru, beragam dampak positif dari khusyuk akan terlewatkan. Ini merupakan kerugian yang besar.


Meningkatkan Kualitas Shalat


Shalat khusyuk dan menghindari terburu-buru bukanlah hal yang terjadi dengan sendirinya, melainkan membutuhkan usaha dan persiapan.


Ada tiga langkah yang dapat ditempuh untuk meningkatkan khusyuk dalam shalat:


Pertama, persiapan. Mulai dari persiapan fisik, mental, hingga waktu yang disiapkan untuk beribadah dengan khusyuk sejak awal.


Kedua, pemahaman. Untuk melaksanakan shalat khusyuk, pemahaman tentang makna yang dibaca sangatlah penting.


Ketiga, doa. Upaya maksimal kita perlu didoakan kepada Allah. Sebesar apa pun usaha kita, jika tidak diridhai Allah, maka hasilnya tidak akan maksimal.


Kesimpulan


Ketika shalat, keinginan untuk segera menyelesaikannya bisa menjadi godaan. Oleh karena itu, ingatlah keutamaan dan dampak positif dari shalat khusyuk. Mari maksimalkan upaya kita untuk memperkuat kedekatan dengan Allah melalui setiap tahapan dalam shalat.


Oleh: Waskito Hartono, S.Th.i

Tulisan ini merupakan refleksi pribadi atas pengalaman yang dialami sendiri. Ditulis di rumah, Banjarsari, Ciamis. Sabtu, 23 Desember 2023.

Komentar

Tampilkan

Terkini

NamaLabel

+